Senin, 07 Januari 2013

Ketua DPRD Lantik Ibnu Gantikan Durahman

Ketua DPRD Lantik Ibnu Gantikan Durahman

 

INDRAMAYU 08/01/2013 - Ketua DPRD Indramayu Abdul Rozak Muslim melantik dan mengambil sumpah Ibnu Rismansyah sebagai anggota DPRD Indramayu Pengganti Antar Waktu dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menggantikan Almarhum H. Durahman, Selasa(8/1) dalam suatu rapat paripurna yang berlangsung di DPRD Indramayu.

 

Penggantian tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.1/Kep.15-Pem.Um/2013 tanggal 4 Januari 2013 Tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Indramayu. H. Durahman telah meninggal dunia beberapa waktu lalu dan berasal dari daerah pemilihan (dapil) 2. Dengan meninggalnya H. Durakhman maka posisinya digantikan oleh hasil pemilihan yang dibawahnya yaitu Ibnu Rismansyah.

 

Ketua DPRD Indramayu Abdul Rozak Muslim mengatakan, pergantian antar waktu anggota DPRD merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan manakala terjadi pemberhentian anggota DPRD, baik karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang peraturan tata tertib DPRD. Pada kesempatan itupula ketua DPRD menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya serta terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Sementara kepada yang baru dilantik menjadi anggota DPRD pada hakekatnya merupakan manifestasi kepercayaan masyarakat melalui perwakilannya yang diberikan kepadanya.

 

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah mengatakan, tugas anggota DPRD cukup berat. Apalagi di era paradigma baru pemerintahan daerah saat ini, DPRD tidak lagi menjadi bagian dari pemerintah daerah. DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat tingkat daerah yang menjalankan fungsi pengawasan dan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah.

 

Keberadaan DPRD bukan lagi sekedar stigma dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, akan tetapi menjadi pihak yang melakukan koreksi yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini mengandung konsekuensi dari terlepasnya pengaruh pemerintah dalam rekruitmen anggota legislatif, sehingga para anggota yang terpilih akan lebih setia kepada masyarakat pemilihnya di daerah.

 

"Mengingat rekruitmen anggota legislatif merupakan pilihan langsung masyarakat dan terlepas dari pengaruh pemerintah, maka konsekuensi dari itu,  para anggota yang terpilih  akan lebih setia kepada masyarakat pemilihnya di daerah. Oleh karena itu, profesionalisme dan peningkatan kapabilitas individu anggota DPRD sangat dibutuhkan guna memahami kedudukan dan mampu melaksanakan tugas masing–masing secara optimal dan proporsional antara legislatif dan eksekutif sebagai partner atau mitra kerja dalam menjalankan roda pemerintahan," kata bupati.

 

 

Disamping itu, kata bupati, kemitraan antara legislatif dan eksekutif harus selalu ditingkatkan.  Koordinasi, masukan dan kritik konstruktif yang didasarkan pada peraturan dan etika politik, juga harus dibudayakan.  Hal ini perlu dilaksanakan untuk mempercepat terwujudnya  masyarakat Indramayu yang religius, maju, mandiri, dan sejahtera. (deni/www.humasindramayu.com)

 

 

 



--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Rabu, 02 Januari 2013

Aparatur Kemenag Harus Berubah

INDRAMAYU 03/01/2013 – Aparatur Kementrian Agama harus berubah untuk meningkatkan profesionlitas dan integritas. Hal ini ditegaskan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah ketika menjadi inspektur upacara yang membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia ketika beralngsung peringatan Hari Amal Bhakti ke-67 Kementrian Agama yang berlangsung di Alun-alun Indramayu.

 

Menurut bupati, profesionalitas tanpa integritas akan membawa kerugian dan kehancuran, sedangkan integritas tanpa profesionalitas akan menyebabkan jalan di tempat di tengah dunia yang sangat kompetitif. Profesionalitas dan integritas sengaja dijadikan sebagai kata kunci peningkatan kinerja Kementerian Agama.

Hal itu bersumber dari kaidah dalam agama yang menyatakan apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya.

 

Oleh karena itu, lanjut bupati, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi birokrasi di Kementerian Agama. Langkah itu dilakukan sejak dari tahap perekrutan calon pegawai melalui sistem yang transparan dan memenuhi standar manajemen mutu ISO sampai pada pengembangan jenjang karir yang memenuhi unsur keadilan dan menghargai prestasi kerja perorangan.

 

"Saya berharap seluruh aparatur Kementerian Agama memperbarui paradigma, yaitu bekerja secara dinamis dan proaktif melakukan sinergi dengan unit dan lembaga lain, baik secara internal maupun eksternal, guna memenuhi tuntutan dinamika kementerian dan dinamika masyarakat," katanya.

 

Bupati Indramayu juga mengharapkan, seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan Kementerian Agama harus dapat menjadi panutan, terutama menyangkut karakter kejujuran, integritas dan berpegang teguh pada kebenaran dalam segala tindakan dan perbuatan.

 

"Untuk itu mari kita terus memelihara nilai-nilai dan budaya organisasi serta martabat Kementerian Agama yang selalu dekat dengan masyarakat, bersihkan diri dan lingkungan kerja dari perilaku koruptif, jauhi sikap arogan, nepotisme, feodalisme dan tinggalkan mentalitas penguasa yang tidak sejalan dengan semangat reformasi dan modernisasi," harap bupati.

 

Pada kesempatan itu diserahkan pula penghargaan berbagai lomba dalam rangka HAB Kemenag ke-67 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indramayu tahun 2013. Serta diserahkan pula sertifikat tanah wakaf bantuan APBN tahun 2011 kepada 14 orang penerima tanah wakaf yang diperuntukan bagi tempat pendidikan dan ibadah. (deni)



--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Kamis, 20 Desember 2012

Bupati Uji Coba KM Wiralodra

JUNTINYUAT 21/12/2012 – Kapal Motor Wiralodra yang sudah bersandar di Pantai Tirtamaya, Hari Jum'at ini (21/12) dilakukan uji coba pemakaiannya. Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah bersama dengan Asisten IV Bidang Administrasi Pemprov Jawa Barat Iwa Karniwa dengan lainnya menaiki kapal tersebut untuk mengecek kesiapan operasional menuju Pulau Biawak.

 

Pengadaan KM Wiralodra ini merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Barat senilai 3,8 miliar. KM Wiralodra I merupakan kapal cepat yang berukuran besar dengan panjang 16 meter dan lebar 3,25 meter mampu menampung sekitar 28 penumpang termasuk anak buah kapal. Dengan tiga mesin penggerak di bagian belakang mampu menembus kecepatan ditengah laut rata-rata sekitar 30 knot.

 

Satu lagi kapal cepat lain berukuran kecil dengan panjang 9 meter dan lebar 2,60 meter kapasitasnya sekitar enam orang, dengan kecepatan sekitar 23 knot. Kedua kapal ini dilenghkapi dengan peralatan yang terbilang modern seperti kelengkapan radio komunikasi, system navigasi berbasis satelit, Global Positioning System (GPS), dan alat keselamatan lainnya. Sayangnya, kapal ini belum dilengkapi pendingin ruangan sehingga ketika berada didalamnya terasa panas.

 

Seusai mencoba menaiki kapal tersebut, Bupati Indramayu mengatakan, bahwa kapal itu sudah cukup reperesntatip dan nyaman untuk digunakan ke Pulau Biawak. Dengan adanya kapal cepat ini perjalanan yang ke Pulau Biawak yang semula ditempuh dengan waktu 3 jam kini bisa ditempuh hanya dengan 1 jam.

 

Sementara itu beberapa petugas dari Syahbandar Indramayu mengungkapkan, kapal cepat yang terbuat dari fiber ini dalam operasionalnya harus sangat hati-hati. Pasalnya sampai saat ini dermaga yang representatip di Pulau Biawak belum ada, apalagi disekitar pulau banyak sekali karang tajam sehingga dikhhawatirkan akan kena badan kapal dan bisa saja kapal pecah. (deni)

 

 --


Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Tahun 2012 Temuan Inspektorat Menurun

INDRAMAYU 20/12/2012 (www.humasindramayu.com) – Selama tahhun 2012 ini Inspektorat Kabupaten Indramayu sampai dengan 20 Desember 2012 berhasil menekan temuan dalam penyelenggaraan pemerintahan yakni sebanyak 976 temuan, jumlah tersebut menurun bila dibandingkan temuan tahun 2011 lalu yang mencapai 1.227 temuan.

 

Hal itu terungkap ketika Inspektur Kabupaten Indramayu Drs. Nuradi, M.Si menyampaikan laporan pada kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Hasil Pemeriksaan Inspektorat tahun anggaran 2012 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Bumi Patra, Kamis (20/12).

 

Nuradi  menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut tahun 2012 sampai dengan 20 Desember 2012 pukul 08.00, dari 176 objek pemeriksaan dan yang telah menindaklanjuti sejumlah 166 objek pemeriksaan dengan jumlah temuan 930 temuan, sisanya sebanyak 10 objek belum selesai tindaklanjutnya (46 temuan) dengan prosentase penyelesaian tindak lanjut sebesar 95 persen dari jumlahh 976 temuan.

 

Selanjutnya, Inspektorat juga telah berhasil mengembalikan uang kepada kas negara/daerah sebesar Rp. 2.128.657.807,- uang yang berhasil dikembalikan tersebut terdiri dari pembayaran PPN sebesar Rp. 223.466.707,- pembayaran PPH sebesar 109.433.355,- pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp. 707.118.801,- pengembalian retribusi sebesar Rp. 204.239.569,-  ADD sebesar Rp. 763.090,- pengembalian dana BOS sebesar Rp. 30.817.005,-

 

Selain itu, dana yang berhasil juga diselematkan yaitu  pengembalian raskin sebesar Rp. 314.550.000,- pengembalian anggaran kegiatan sebesar Rp. 4.221.352,- pengembalian DSP sebesar Rp. 780.000,- denda KTP/KK sebesar Rp. 22.700.000,- lain-lain Rp. 25.628.951,- denda keterlambatan dari pihak ke 3 sebesar Rp. 42.961.339,- dan penyelematan keuangan negara / daerah dari pemeriksaan kasus sebesar Rp. 442.201.167,-

 

Dari hasil evaluasi pengawasan dilapangan terdapat beberapa temuan yang merupakan penyebab disetiap objek pemeriksaan yaitu adanya kelemahhan akuntabilitas pengelolaan aset tetap, kelemahan akuntabilitas keuangan khususnya kecukupan bukti pertanggungjawaban sesuai dengan DPA.

 

Penyebab lainnya, lanjut Nuradi, adanya kelemahan proses pengadaan jasa konstruksi seperti kurangnya kuantitas dan kualitas pengawas lapangan sehingga mengakibatkan kurang maksimalnya pengawasan yang dilakukan. Kemudian lemahnya sistem pengendalian intern yang dilakukan kepala OPD dan lemahnya pemahaman terhadap aturan perpajakan khususnya di desa dan kecamatan.

 

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menegaskan, menurunnya jumlah temuan pada tahun 2012 ini mencerminkan adanya peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Temuan yang masih muncul diharapkan bisa segera diselesaikan dengan waktu se singkat mungkin karena sudah masuk di akhir anggaran dan tidak terulang kembali pada tahun berikutnya.

 

Kegiatan gelar pengawasan daerah tersebut para kepala OPD, camat, kepala UPTD, kepala sekolah, kuwu se Kabupaten Indramayu serta undangan lainnya. (deni/www.humasindramayu.com)

 



--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Senin, 17 Desember 2012

Bupati Sidak PT. Chang Jui Fang

LOSARANG 18/12/2012 – Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah secara mendadak dan mengejutkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PT. Chang Jui Fang yang berada di Kecamatan Losarang beberapa waktu lalu. Kunjungan ini untuk mengetahui secara langsung aktivitas para karyawan dan bertemu dengan jajaran manajemen perusahaan keramik tersebut.

 

Bupati Indramayu yang dampingi oleh Camat Losarang Dulyono, S.Sos ini sengaja datang ke perusahaan keramik untuk lebih tahu kondisi dari para pekerjanya, apalagi para pekerja itu sebagian besar berasal dari Kecamatan Losarang.

 

Pada kesempatan itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah ditemui oleh Kepala Departemen Administrasi II Erry Kusnandar, kepadanya, Bupati Indramayu menanyakan secara langsung fasilitas dan kesejahteraan bagi para karyawan serta kendala yang dihadapi dalam operasional perusahaan.

 

"Apakah para pekerja disini sudah diberikan UMK, kemudian bagaimana fasilitas pendukung lain bagi kesejahteraannya. Saya selaku pimpinan daerah tidak menginginkan perusahaan melakukan tindakan yang sewenang-wenang. Jika ada permasalahan ketenagakerjaan, sebaiknya dibicarakan dahulu sehingga tidak ada pihak yang dirugikan," pinta Anna.

 

Pada kesempatan itu juga Bupati Indramayu menegaskan agar PT Chang Jui Fang dapat menyalurkan CSR secara baik, karena CSR merupakan kewajiban perusahaan seperti yang diamanatkan oleh undang-undang. "Kalau selama ini perusahaan telah menyalurkan dana CSR kepada desa penyangga, sebaiknya berkoordinasi dengan kita agar bantuan yang diberikan tidak tumpang tindih dengan program lainnya," tegas bupati.

 

Menanggapi hal itu, Erry Kusnandar berjanji segera melakukan koordinasi intern diperusahaannya agar keinginan pimpinan daerah bisa terwujud. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih karena dalam operasional perusahaan beberapa tahun ini sudah dalam kondisi nyaman karena bebas dari aksi tawuran dan anarkisme lainnya. (deni/humasindramayu)



--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

62 Mahasiswa Indramayu Batal DO

INDRAMAYU 18/12/2012 – Kabupaten Indramayu, Senin (17/12), di Pendopo Pemkab menggulirkan dana bantuan pendidikan tahap ketiga tahun 2012 sebesar Rp.275 juta diperuntukkan bagi 62 mahasiswa UNPAD untuk 16 fakultas, yang masing-masing menerima Rp.3,6 juta.


Penyerahan bantuan pendidikan program CSR Pertamina tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu H Supendi, Kadisdik H Odang Kusmayadi, Rektor UNPAD, dan General Manager Legal & Affair RU VI Balongan, Yudi Nugraha.


 Wabup H. Supendi mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih atas pemberian bantuan oleh PT Pertamina (persero) RU VI Balongan, yang diberikan untuk putra-putri Indramayu dalam hal pendidikan.


"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya dengan PT Pertamnina RU VI Balongan yang telah memberikan bantuan dana pendidikan bagi siswa berprestasi dari kalangan tidak mampu,"kata Wabup dalam sambutannya.


Didepan calon generasi penerus bangsa , Wabup berpesan, pemberian bantuan pendidikan secara simbolis yang diterima dua mahasiswa UNPAD itu, hendaknya dapat dimanfaatkan penerima secara baik dan benar melalui peningkatan prestasi difakultasnya masing-masing. Dengan harapan melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) Pertamina RU VI Balongan ini dapat terus dilanjutkan hingga pada tahun-tahun berikutnya.


Kepala Dinas Pendidikan Kab.Indramayu H Odang Kusmayadi, menuturkan, meskipun kegiatan ini bukan berada dipundaknya, namun karena ini salah satu program unggulan yang digagas oleh tokoh pendidik Indramayu yakni H Irianto MS Syaffiudin (Kang Yance) pihaknya sangat mendukung serta mengucapkan terima kasih kepada pihak PT Pertamina RU VI Balongan.

Menurutnya, pemberian bantuan bagi mahasiswa kurang mampu ini bukan kali pertama yang dilakukan pihak Pertamina, kami berharap program ini terus berkelanjutan hingga di tahun berikutnya.


"Kami berharap kepada pihak PT Pertamina RU VI Balongan, terkait bantuan ini kiranya dapat juga diberikan kepada siswa-siswi berprestasi baik di jenjang SD, SMP dan SMA tentunya bagi siswa yang kurang mampu,"pintanya.


Sementara itu, General Manager Legal & Affair PT Pertamina RU VI Balongan, Yudi Nugraha mengatakan, bantuan pendidikan merupakan program kerja Corporate Sosial Responsibility (CSR) Pertamina RU VI Balongan tahun 2012 bekerjasama dengan pemda Indramayu, dalam hal ini diwakili oleh Dinas Pendidikan melalui pemberian nama-nama penerima bantuan pendidikan.


"Program ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Pertamina dalam dunia pendidikan, bertujuan untuk mendorong usaha peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kab.Indramayu serta membantu pengembangan SDM yang lebih unggul dan memiliki nilai tambah berkualitas,"ujarnya.


Dikatakannya, bantuan ini merupakan program CSR Pertamina RU VI Balongan ke tiga ditahun 2012 dengan jumlah penerima sebanyak 1000 mahasiswa dari berbagai fakultas dengan nilai sebesar 1,5 milyar. "Insya Allah, apa yang disampaikan Wabup dan Kadisdik program ini akan terus berkelanjutan demi meningkatakan IPM Indramayu,"kata Yudi.


Pihaknya berharap, melalui program tersebut, para penerima dapat mempertanggunjawabkan bantuan itu dengan bentuk prestasi belajar yang cemerlang disertai lulusan yang berkualitas sehingga generasi muda di Indramayu akan terus tumbuh sesuai harapan Kang Yance selaku penggagas yang mempedulikan dunia pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. (deni)

 



--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Sabtu, 08 Desember 2012

Congratulations Winner no2

Dear Winner.

Attached to this email is your winning notification for the prize you have won.


Sincerely.
Dr.Michel Van der Bel